Mon. Jul 22nd, 2024
Puluhan Siswa Nekat Terobos Banjir, Sempat Terseret ArusPuluhan Siswa Nekat Terobos Banjir, Sempat Terseret Arus

Kupang, Puluhan siswa dari SMPN I Amfoang Barat Daya.
Nekat menyeberangi banjir di Kali kapsali, Kabubapen Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Puluhan siswa, dalam vidio yang beredar di media sosial, para siawa itu saling berpegangan tangan, saat menerobos derasnya arus banjir disungai tersebut.

Dan beberapa dari mereka melepas seragam dan bertelanjang dada. Akan tetap terseret dan beberapa meter dari titik awal. Lalu mereka terdengar berteriak, dengan suara kencang dan menerobos banjir secara berhati-hati.

Setelah mereka melewati arus yang kencang, dengan satu per satu murid tersebut mulai tiba di pinggir kali. Akan tetapi dua orang pria juga menerobos untuk menyeberangkan siswa yang lain. Mereka menyeberangi banjir itu tadi sekitar 12.30 Wita.

Namun Nifred mengatakan, sudah genap setahun jembatan disungai tersebut putus. dan dia menyayangkan. bahwa Pemerintah kabupaten Kupang maupun Pemerintah Provinsi NTT tak kunjung memperbaiki jembatan tersebut.

BACA JUGA : Amsah Seorang Muslim, Tapi Tiap Tahun Rayakan Imlek

Wargha kerap kesulitan, melintas saat sungai tersebut meluap. Kemudian Nifred menyebut, terkadang warga harus mengantri berjam-jam hingga banjir surut. Untuk jembatan di sungai Kapsali biasanya dilalui oleh warga yang datang dari arah Kota.Kupang maupun dari Amfoang Timur, Amfoang Utara, dan Amfoang Barat Laut.

Dan untuk diketahui. Jembatan Kapsali di Desa Manubelon, Kecamatan Amfoang Barat Laut, Kabupaten Kupang, terputus akibat hujan deras pada February 2023. Dan akibartnya, warga kesulitan mengakses jalan yang kerap dilalui itu.

Kini Jembatan putus juga, mengakibatkan siswa SMP Negeri I Manubelon. Dengan SMA Negeri I Manubelon yang tinggal di Dusun 03 Oelamopu tidak bisa berlintas saaat pergi kesekolah. Jembatan tersebut penghubung utama dari Kota Kupang menuju Amfoang Barat Laut, Amfoang Utara, dan Amfoang Timur.