Sat. May 25th, 2024
Israel Akan Hancurkan Hamas, Gaza Semakin TerancamIsrael Akan Hancurkan Hamas, Gaza Semakin Terancam

JAKARTA – Situasi di Jalur Gaza sepertinya semakin gawat. Perang sampai saat ini masih belum juga selesai. Beredar kabar bahwa Israel akan hancurkan Hamas. Berdasarkan laporan terbaru dari Reuters, Senin ( 16/10/2023 ), serangan dari israel masih saja terjadi diwilayah itu. Bahkan beredar kabar jika Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu bersumpah untuk “Menghancurkan Hamas” saat pasukan darat bersiap untuk bergerak ke Jalur Gaza.

Israel Akan Hancurkan Hamas

“Hamas pikir kita akan hancur. Justru malah kita yang akan menghancurkan Hamas,” ucap Netanyahu ke parlemen. Hal tersebut juga disampaikan militer Israel (IDF) Peter Lerner, Dia mengatakan bahwa militer memmiliki rencana untuk melakukan penyerangan terhadap Hamas dari sisi atas dengan melalui institusi – institusinya.

“Kami tidak pernah meminta perang ini, tapi kami akan memenangkannya,” ucap Lerner dikutip dari “This Week” ABC.

Israel juga telah mendesak 1,1 juta warga Gaza yang tinggal di bagian utara mengungsi ke selatan mulai akhir pekan. IDF juga dikabarkan sedang mempersiapkan serangan besar-besaran ke utara, baik dari darat, laut maupun udara selama 6 jam hingga pukul 20.00 waktu setempat kemarin.

Namun, Hamas juga telah meminta warga untuk mengabaikan pesan Israel. Mereka meminta seluruh warga Palestina, baik di Jalur Gaza maupun Tepi Barat untuk tetap mempertahankan tanah mereka.

Peringatan Iran

Sementara itu, Iran juga telah memberi peringatan bahwa perang bisa meluas apabila pengepungan Israel di jalur Gaza terus berlanjut. Halo ini disampaikan langsung oleh Presiden Iran Ebrahim Raisi saat berbicara dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron.

“Situasinya akan menjadi rumit.Jika kejahatan yang dilakukan rezim Zionis Israel, termasuk pembunuhan orang dan blokade Gaza tidak dihentikan,” ujar Raisi dikutip dari Reuters.

Macron juga telah berbicara dengan Raisi untuk mendesak Iran agar tidak memicu ketegangan di kawasan ataupun memberikan dukungan operasional apapun kepada Hamas. Macron, bermaksud untuk menekankan argumen bahwa jika mengakhiri kekerasan adalah demi kepentingan semua orang, termasuk Iran. ujar kantor kepresidenan Prancis.

Diketahui, selama akhir pekan, Raisi juga telah berbicara dengan para pemimpin negara-negara Arab di Irak, Oman dan Qatar. Ia juga mendesak mereka untuk turut mendukung warga Palestina di Gaza.

Raisi menyebut Israel melakukan “genosida” di Jalur Gaza. Ia juga mengkritik Amerika Serikat (AS) yang juga telah mendukung Israel.

BACA JUGA : Kebakaran Gunung Lawu Sampai 14 Hari Belum Juga Padam